RSS
Facebook
Twitter

Hubunganku Dengan Tante Imel



Cerita dewasa 2015  ini bermula ketika aku sedang galau memikirkan tingkah tunanganku yang sudah tidak seperti biasanya. Untuk menghilangkan pikiran jenuh itu aku mempunyai rencana untuk pergi ke sebuah tempat hiburan malam di kotaku. Tepat jam 11 malam aku langsung berangkat menuju tempat clubbing yang sudah ada dalam fikiranku. Setiba di tempat club aku biasa untuk meminum beberapa botol beer dengan tujuan agar pikiran stressku yang sedang memikirkan tunanganku bisa hilang.

Setelah aku setengah sadar akibat minuman yang aku minum tadi, tiba – tiba ada seorang wanita yang menghampiriku. Aku perhatikan sejenak ternyata dia adalah seorang tante yang mungkin umurnya sudah diatas 35 tahun. Dia mengajak kenalan denganku, namanya Imel. Wajahnya lumayan cantik serta tubuhnya yang sangat menggoda. Saat itu dia mengenakan baju ketat berwarna hitam. Toketnya begitu kelihatan besar dengan lekukan pinggangnya yang tampak seksi.

Dengan berusaha mendekatkan tubuhnya padaku, aku pun bersikap eperti biasa. Apalagi sat itu aku juga dalam keadaan setengah mabuk ” Boleh tante gabung…” Katanya dengan suara yang di buat selembut mungkin, akupun menjawab ” Bolehlah tante… ” Dia langsung duduk dan mendekatkan tubuh sintalnya di dekatku. Kamipun mengobrol walau sekedar basa basi.

Hingga akhirnya tante yang bernama Imel itu, menyosor mencium wajahku dan pipiku. Begitu bibirnya melumat bibirku akupun membalasnya dengan penuh gairah, tante Imel melingkarkan tangannya pada leherku. Hingga dia dengan mudah melumat dan menarik kepalaku untuk lebih dekat dengannya. Bahkan wajahku sudah terbenam pada toketnya yang begitu menggoda dari tadi.

Akupun langsung mencium dan menjilat toket itu, dan tante Imel mendesah dan mengelus rambutku. Bagai bocah yang menetek ke ibunya, sesekali aku gantian mengulum putingnya dan aku pilin puting satunya ” Oouuwww…oouuwww..tante….nggak..ku…at…sa..yang…a..yo… ” Tapi aku tidak merespon permintaan tante Imel untuk segera menindihnya.

Dengan bergantian memainkan teteknya itu, sesekali aku jilat bahkan aku gigit hingga membekaskan warna kemerahan pada toketnya itu. Sedang tanganku meremas toketnya dan aku jilat saat itu juga tante Imel berdiri dan menarik tanganku. Akupun mengikuti kemauannya dengan berjalan mengikuti tante dari belakang sambil berpegangan tangan, Ternyata tempat parkir menjadi tujuannya.

Setelah melihat mobilnya tante Imel langsung masuk dan mengajakku. Di dalam sana dia langsung membuka bajunya begitupun aku ” A.yo..sa..yang…cepat…dong…” Setelah terbuka dan kami sama-sama telanjang, akupun merapatkan tubuhku pada tante Imel yang sudah telanjang. Tapi dia sedikit mendorong tubuhku hingga aku terlentang di jok belakang mobilnya.

Saat itu juga tante Imel melumat habis kontolku yang sedari tadi sudah menegang. Dia jilat-jilat sampai kontolku basah, dan mengocoknya dengan kedua tangannya yang terlihat lihai melakukan itu. Seperti dalam cerita dewasa tante Imel mengulum kontolku dan menghisapnya sampai mulutnya terlihat kempot dengan kontolku di dalamnya, aku hanya melihat permainannya.

Begitu lihainya tante Imel melakukan itu , hingga akupun tidak tahan dengan geli dan rasa nikmat pada kontolku ” Oouugghhh…tan..te..ooouugghh….yyaaaagghhhh…..oouughh…yaaaccggghh..” kali ini aku tarik tubuh tante Imel hingga dia duduk dengan posisi melebarkan kakinya dan terlihat lubang memek yang sudah menganga.

Tanpa menunggu lama akupun langsung memasukkan kontolku kedalam memeknya dan sekali tancap kontolku langsung menembus liangnya. Saat itu juga aku bergerak maju mundur dan dengan sekuat tenaga menggoyang pantatku ”     oooouuugghhh….ooouugghhh…aaagghhh…aaagghh…aaagghh… ” Begitu terus aku menggoyang dan mengerang dengan penuh nafsu .

Mungkin merasa capek dengan posisi seperti ini, tante Imel kemudian terlentang dengan menggapaikan tangannya padaku. Saat itu aku menindih tubuhnya dan memasukkan kontolku ke dalam memeknya, sekali tekan langsung menyelinap masuk ke dala memek tante Imel. Diapun mengimbangi permainanku dengan memutar-mutar pantatnya dari bawah tubuhku.

Akupun merasakan getaran yang begitu hebat dari dalam tubuhku, dengan penuh semangat akupun kembali memutar kontolku hingga terasa menghujam dinding memeknya. Tante Imel menjerit kecil ” Oouuwww…ooouuwww..ooouuwww….aaaggghhh…aaagghh….nik…mat say…. ” Tangan tante Imel meraba-raba bokongku dan dia menekankan tangannya pada pantatku.

Aku semakin gencar menggoyang dan menghentakkan kontolku, membuat tante sepertinya sudah tidak dapat menahannya. Dia sekuat tenaga mendekap tubuhku dan membelakakan matanya layaknya pemain cerita sex , dia mendesah panjang saat itu ” Oouugghh…oouugghhh…tan..te..ke..luar…say… ” Akupun merasakan memeknya sudah mengeluarkan lendir kental.

Tidak berapa lama kemudian akupun menumpahkan sperma kental ku pada memek tante Imel ” Oouughh…nik..mat..tante…oouugghh…aaagghhh….aaagghhh… ” Saat itu juga tante Imel semakin mendekap erat tubuh bugilku. Dan kamipun terkulai di dalam mobil itu, dengan berpelukan kami saling memandang dan saling membelai tubuh kami. Aku merasa puas malam itu.

Bermain cerita sex dengan tante Imel membuatku sejenak dapat melupakan masalah yang ada di pikiranku. Aku benar-benar begitu puas dengan kulumannya, berkali-kali aku kecup keningnya. Dia terlihat senang dengan perlakuanku, setelah itu kamipun mengobrol dan kini aku tahu ternyata tante Imel sama-sama punya problem juga dengan suaminya yakni mereka hidup terpisah karena tante Imel merupakan wanita simpanan.
Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar